Informasi Kesehatan

5 Pilihan Obat Asam Urat Alami yang Tanpa Efek Samping

pilihan-obat-asam-urat-alami-yang-tanpa-efek-samping-halodoc.jpg

Ini Rekomendasi Obat BAB Keras yang Tersedia di Apotek

"Sembelit umumnya ditandai dengan BAB keras sehingga susah…

Sebelum Membeli, Kenali 5 Golongan Obat Sesuai Kegunaannya

“Ada beberapa golongan obat berdasarkan kegunaannya dan syarat…

Ini Langkah Pengobatan Kanker Mata yang Bisa Ditempuh

"Pengobatan kanker mata dokter sesuaikan dengan jenis dan…

“Obat asam urat alami lebih sering dipilih karena dapat membantu mengatasi penyakit asam urat tanpa efek samping. Meski begitu, masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal tersebut.”

Penyakit asam urat merupakan jenis radang sendi yang menyakitkan, sehingga bisa mengganggu kehidupan pengidapnya.  Meskipun banyak obat asam urat yang dijual bebas yang bisa meredakan penyakit tersebut, beberapa orang lebih memilih obat asam urat alami. Alasannya, lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Asam urat terjadi akibat adanya penumpukan kristal asam urat yang tinggi dalam darah. Hal itu menyebabkan peradangan dan rasa nyeri yang membuat tidak nyaman. Nah, beberapa bahan alami memiliki kandungan yang bisa memberi dampak baik bagi pengidap asam urat. Simak ulasannya di sini. 

Obat Asam Urat Alami yang Berkhasiat

Berikut beberapa obat asam urat alami yang membantu mengatasi penyakit asam urat tanpa efek samping:

1. Ceri atau Jus Ceri Asam

Menurut survei tahun 2016, berbagai jenis ceri, baik yang rasanya asam, manis, berwarna merah atau hitam merupakan obat asam urat alami yang populer dan ampuh bagi banyak orang. Beberapa studi pada tahun 2012 mengungkapkan bahwa buah berukuran kecil ini bermanfaat untuk mencegah asam urat kambuh.

Kamu bisa mengonsumsi ceri untuk mengatasi penyakit asam urat dengan cara memakannya langsung atau menghaluskannya agar menjadi jus. Suplemen yang terbuat dari ekstrak ceri juga terdapat di beberapa toko kesehatan. Jumlah yang bisa kamu minum sekitar setengah cangkir dan 1 pon ceri per hari.

2. Jahe

Jahe merupakan rempah-rempah yang sering menjadi obat alami untuk melawan peradangan. Khasiatnya untuk membantu mengatasi penyakit asam urat juga sudah tercatat. Sebuah studi menemukan, jahe topikal bisa mengurangi rasa sakit yang akibat asam urat. Sementara studi lain menunjukkan, tanaman ini bisa mengurangi kadar asam urat. Namun, studi tersebut dilakukan pada tikus dan jahe diberikan secara oral.

Bila kamu ingin mencoba obat asam urat alami ini, caranya rebus air dengan 1 sendok makan parutan jahe segar. Lalu, rendam kain lap dalam air rebusan tersebut. Saat dingin, tempelkan kompres lap tersebut ke area yang terasa sakit setidaknya sekali sehari selama 15-30 menit. 

Kamu juga meminum air rebusan jahe. Caranya rebus air dengan tambahan 2 sendok teh jahe selama 10 menit. Minum 3 cangkir sehari.

3. Cuka Sari Apel, Jus Lemon dan Kunyit

Cuka sari apel, jus lemon, dan kunyit merupakan bahan-bahan alami yang sering direkomendasikan untuk mengatasi penyakit asam urat. Bila ketiganya digabungkan, mereka bisa menjadi minuman obat asam urat alami yang nikmat.

Cara membuatnya adalah campurkan perasan setengah lemon ke dalam air hangat, lalu tambahkan 2 sendok teh kunyit dan 1 sendok teh cuka sari apel. Kamu bisa membuatnya sesuai selera. Minum minuman tersebut 2-3 kali sehari.

4. Seledri atau Biji Seledri

Seledri adalah sayuran yang sudah sering digunakan untuk mengatasi masalah buang air kecil. Untuk mengatasi penyakit asam urat, ekstrak dan biji sayuran tersebut sudah menjadi obat asam urat alami yang populer. Diperkirakan seledri bisa mengurangi peradangan. 

Sayangnya, belum diketahui jumlah seledri yang cukup untuk mengobati asam urat. Cobalah perbanyak makan seledri secara rutin, terutama batang seledri mentah, jus, ekstrak atau bijinya. Bila kamu membeli ekstrak atau suplemen seledri, ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan untuk mengonsumsinya.

5. Vitamin C

Beberapa bukti menunjukkan vitamin C bisa membantu mengurangi kadar asam urat. Dalam sebuah penelitian, 184 orang terbagi menjadi dua kelompok, kelompok yang mengonsumsi suplemen vitamin C (500 miligram per hari) dan kelompok yang mengonsumsi plasebo.

Setelah dua bulan, kadar asam urat pada mereka yang mengonsumsi vitamin C berkurang secara signifikan, tapi hal itu tidak terjadi pada orang yang mengonsumsi plasebo.

Namun, tidak semua orang bisa mengonsumsi suplemen vitamin C. Orang dengan penyakit ginjal perlu membicarakannya dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen tersebut.

Selain itu, vitamin C juga bisa meningkatkan penyerapan beberapa jenis zat besi dari makanan, sehingga pengidap hemokromatosis tidak boleh mengonsumsi suplemennya.

Masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahwa obat asam urat alami di atas memang efektif untuk mengatasi penyakit asam urat. Ada baiknya kamu membicarakan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apapun.

 

 

Sumber : halodoc. com

Konsultasikan masalah kesehatan anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna