Informasi Kesehatan

7 Manfaat Minyak Telon untuk Bayi

minyak_telon.jpg

Bumil, Ini Gejala Kembar Siam yang Perlu Diketahui

“Kembar siam tidak menunjukkan gejala apapun pada ibu…

Tanda-Tanda Kemunculan Gigi Pertama Bayi dan Cara Menanganinya

Kemunculan gigi pertama (gigi susu) merupakan tahap penting…

Tips Aman Menyusui bagi Ibu yang Positif COVID-19

Ibu menyusui yang positif COVID-19 dianjurkan untuk tetap…

Tak hanya sekadar menghangatkan dan menenangkan bayi, ada beragam manfaat minyak telon lainnya yang juga baik untuk bayi. Tak heran bila banyak orang tua yang menggunakan minyak telon agar buah hatinya lebih rileks dan tidak rewel.

Minyak telon merupakan campuran dari tiga jenis minyak alami, yaitu minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. Setiap kandungan di dalam minyak alami tersebut, dapat memberikan efek dan manfaat yang berbeda-beda bagi bayi.

Berbagai Manfaat Minyak Telon untuk Bayi

Ada beberapa manfaat minyak telon untuk bayi yang sayang untuk dilewatkan, di antaranya:

1. Mencegah gigitan nyamuk

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minyak kayu putih memiliki kemampuan untuk mengusir nyamuk dari aroma yang dimilikinya. Selain itu, kandungan anetol di dalam minyak adas juga memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk.

2. Menghangatkan tubuh bayi

Minyak telon juga memiliki manfaat untuk menghangatkan tubuh bayi. Manfaat ini berasal dari kandungan cineola di dalam minyak kayu putih, yaitu senyawa aktif yang bisa memberikan kehangatan pada tubuh bayi dan mencegahnya dari kedinginan.

3. Menenangkan bayi saat dipijat

Memijat bayi menggunakan minyak telon diketahui bisa membuat bayi lebih tenang dan rileks. Manfaat ini diduga berasal dari efek hangat yang diberikan dan aroma yang dikeluarkan dari minyak telon.

4. Melembapkan kulit bayi

Tak hanya menenangkan, memijat bayi dengan minyak telon juga dapat menjaga kelembapan kulitnya. Hal ini karena minyak telon mengandung minyak kelapa yang membuat kulit bayi semakin lembut, halus, dan lembap.

5. Meredakan sakit perut

Kandungan minyak adas dalam minyak telon dipercaya dapat meredakan iritasi atau rasa sakit di saluran cerna bayi, baik akibat perut kembung atau kolik. Manfaat ini diduga berasal dari kandungan adas di dalamnya.

Namun, apabila keluhan tak kunjung reda, apalagi disertai diare atau muntah terus-menerus, segeralah bawa ia ke dokter.

6. Meredakan hidung tersumbat

Minyak telon juga memiliki aroma yang dapat meringankan hidung tersumbat pada bayi. Khasiat ini diduga berasal dari kandungan cineola dalam minyak kayu putih, yang dapat mengencerkan lendir dalam hidung sehingga mudah dikeluarkan.

7. Meredakan gejala eksim pada bayi

Kandungan minyak kelapa yang terdapat di dalam minyak telon diketahui dapat menghidrasi kulit bayi dengan baik serta mengatasi gejala eksim yang ditandai dengan ruam dan gatal.

Sebelum mengoleskan minyak telon ke kulit bayi, sebaiknya baca lebih dulu label kemasan produk. Biasanya, pada label tertera kandungan, tata cara penggunaan, dan juga tanggal kedaluwarsa. Membaca label kemasan sangatlah penting untuk mengetahui keamanan penggunaan produk, terutama jika digunakan pada bayi.

Minyak telon memang dipercaya dapat memberikan berbagai macam manfaat. Namun, hingga saat ini, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memastikan fungsi dan dosis penggunaan minyak telon yang tepat, termasuk pada bayi.

Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk tidak mengoleskan minyak telon terlalu banyak pada kulit bayi guna mencegah iritasi atau gangguan kesehatan lain.

Dengan begitu, manfaat minyak telon pun bisa diperoleh secara maksimal. Agar lebih aman, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dulu, terlebih jika Si Kecil memiliki masalah pada kulitnya.

 

Sumber: alodokter .com

Konsultasikan masalah kesehatan anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung sudah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna.