Informasi Kesehatan

Pilihan Obat Mata Bengkak Sesuai Penyebabnya

bintitan.jpg

Cara mengatasi radang tenggorokan

Cara mengatasi radang tenggorokan   Pada kebanyakan kasus,…

7 Cara Ampuh Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Mau tahu sepenting apa peranan kelenjar getah bening…

5 Pilihan Obat Koreng untuk Penyembuhan Luka Lebih Cepat

Berbagai Macam Obat Koreng yang Bisa Digunakan Untuk…

Pilihan obat mata bengkak sangat beragam, mulai dari obat tetes mata hingga obat salep. Namun, penggunaan obat mata bengkak harus disesuaikan dengan penyebab atau kondisi yang mendasarinya, agar pengobatan berlangsung efektif dan mata bengkak dapat segera teratasi.

Mata bengkak atau edema periorbital merupakan kondisi yang mengacu pada penumpukan cairan di dalam jaringan sekitar mata. Mata bengkak sering kali terjadi di kelopak mata dan disertai beberapa gejala lain, seperti mata merah, berair, atau atau mata kering.

Kondisi mata bengkak bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari menangis, iritasi atau alergi, infeksi, hingga cedera pada mata. Oleh karena itu, penggunaan obat mata bengkak perlu disesuaikan dengan penyebabnya atau sesuai dengan rekomendasi dokter.

Obat Mata Bengkak dan Kegunaannya

Sebelum menggunakan obat mata bengkak, Anda perlu mengetahui apa penyebab mata bengkak yang dialami terlebih dahulu. Salah satu cara untuk menentukan penyebabnya adalah dengan berkonsultasi ke dokter.

Setelah melakukan pemeriksaan mata dan dan memastikan penyebab mata bengkak yang Anda alami, dokter akan memberikan obat mata bengkak yang sesuai, antara lain:

1. Air mata buatan

Mata bengkak yang disebabkan oleh iritasi atau alergi dapat diatasi dengan menghindari faktor penyebabnya. Selain itu, untuk meredakan gejala mata bengkak akibat iritasi dan alergi, dokter juga dapat memberikan obat tetes mata berupa air mata buatan (artificial tears).

2. Antihistamin

Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi keluhan mata bengkak dan gatal akibat reaksi alergi pada mata. Obat antihistamin yang diresepkan dokter untuk mengobati mata bengkak bisa berupa obat tetes mata maupun obat minum.

3. Kortikosteroid

Obat kortikosteroid dalam bentuk tetes mata umumnya digunakan untuk mengobati reaksi alergi atau peradangan parah pada mata.

Meski dapat dibeli secara bebas, penggunaan obat kortikosteroid sebagai obat mata bengkak harus sesuai anjuran atau petunjuk dokter. Jika digunakan secara tidak tepat, obat ini justru berisiko merusak mata dan memperparah keluhan yang dialami.

4. Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

Cedera pada mata, misalnya akibat terkena pukulan atau benturan benda tumpul, biasanya menimbulkan mata bengkak disertai nyeri dan memar.

Cedera mata ringan biasanya dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun, untuk meringankan keluhan yang muncul, Anda bisa beristirahat dan memberikan kompres dingin selama 15–20 menit pada area mata yang bengkak.

Anda juga dapat menggunakan obat pereda nyeri atau obat antiinflamasi nonsteroid, seperti paracetamol, jika diperlukan.

5. Antibakteri

Mata bengkak akibat infeksi dapat menimbulkan peradangan yang disebut konjungtivitis. Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Mata bengkak akibat konjungtivitis virus biasanya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Penggunaan kompres dingin pada mata dapat digunakan untuk meringankan gejala dan mempercepat pemulihan.

Jika mata bengkak disebabkan oleh infeksi bakteri, penanganan dapat dilakukan dengan pemberian antibiotik. Obat ini dapat diresepkan dokter dalam bentuk obat tetes mata, krim, atau salep mata. Pada kasus tertentu, dokter juga mungkin akan meresepkan obat antibiotik dalam bentuk oral (obat minum).

6. Antijamur

Infeksi jamur pada mata merupakan kondisi yang jarang terjadi, tetapi sangat berbahaya. Penderita infeksi jamur pada mata bisa merasakan keluhan mata bengkak, gatal, perih, berair, atau kemerahan yang disertai gangguan penglihatan.

Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah atau pengguna lensa kontak yang tidak rajin mengganti dan menjaga kebersihan lensa kontaknya.

Untuk mengobati infeksi jamur pada mata, dokter dapat meresepkan obat antijamur dalam bentuk tetes mata atau obat minum. Namun jika tidak kunjung membaik, dokter mungkin akan menyarankan modalitas pengobatan lain seperti operasi salah satunya implan kornea.

Secara umum, untuk mengatasi mata bengkak yang tergolong ringan, penggunaan kompres dingin pada mata sudah cukup efektif. Namun, jika mata bengkak tidak kunjung mereda, Anda bisa menggunakan beberapa pilihan obat mata bengkak di atas sesuai resep dan rekomendasi dokter.

Selain itu, saat mata Anda membengkak atau mengalami iritasi, hindari penggunaan make up di sekitar mata untuk sementara waktu hingga kondisi mata Anda kembali normal.

Tips Mencegah Mata Bengkak

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mata bengkak, antara lain:

Menghindari penyebab alergi

Lakukan pemeriksaan alergi untuk mengetahui dengan pasti apa saja penyebab alergi yang Anda alami. Dengan demikian, Anda dapat menghindari penyebab tersebut untuk mencegah terjadinya mata bengkak.

Menggunakan pelindung mata

Bagi Anda yang sering melakukan aktivitas dengan risiko tinggi cedera mata, penting untuk selalu menggunakan pelindung mata. Jika Anda sering beraktivitas di bawah terik sinar matahari, gunakan kacamata hitam yang mampu melindungi mata Anda dari sinar ultraviolet.

Menggunakan obat tetes mata tanpa pengawet

Gunakan obat tetes mata yang tidak mengandung bahan pengawet. Obat tetes mata dengan pengawet kemungkinan mengandung zat iritatif yang dapat menyebabkan iritasi mata.

Mencuci tangan secara rutin

Sering mencuci tangan dan menghentikan kebiasaan menyentuh mata dapat mengurangi risiko infeksi pada mata yang dapat menyebabkan mata bengkak. Gunakan handuk atau tisu bersih saat membersihkan wajah dan mata.

Rutin membersihkan lensa kontak

Bagi Anda yang menggunakan lensa kontak, Anda harus rutin membersihkan dan mengganti lensa kontak. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko infeksi mata atau iritasi.

Selain dengan cara-cara di atas, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan mata rutin ke dokter setiap 2–3 tahun sekali, atau setahun sekali bagi yang sudah berusia lebih dari 50 tahun. Pemeriksaan mata perlu dilakukan terlebih jika Anda sudah merasakan gangguan pada mata, termasuk mata bengkak.

Setelah memeriksa kondisi mata Anda dan menentukan penyebabnya, dokter akan memberikan obat mata bengkak yang sesuai agar keluhan yang Anda alami dapat segera teratasi.

Sumber : Alodokter. com