Informasi Kesehatan

Kenali Gejala Awal Kanker Otak yang Dapat Dikenali

kanker_otaaaaaakkkk.jpg

Ketahui Penyebab Sinusitis dan Cara Mengatasinya

Ada beragam faktor yang bisa menjadi penyebab sinusitis,…

Kenali Ciri Penyakit Jantung di Usia Muda Sekarang Juga!

Penyakit jantung dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal…

Kardiomiopati Peripartum, Gangguan Jantung Menjelang atau Setelah Persalinan

Kardiomiopati peripartum adalah gangguan jantung yang terjadi pada…

Kanker otak adalah salah satu jenis kanker berbahaya yang perlu diwaspadai. Pasalnya, penyakit ini menyerang otak yang merupakan organ vital dalam tubuh dan bisa menyebabkan berbagai gejala serius, bahkan fatal.

Ada banyak jenis kanker otak yang berbeda, lokasinya pun juga bisa berbeda. Karena itu, gejala yang bisa ditimbulkan kanker ini sangat bervariasi. Beberapa gejala kanker otak juga mirip dengan gejala kondisi kesehatan lain. Itulah mengapa kanker otak terkadang sulit untuk dikenali.

Meski begitu, ada beberapa gejala umum yang bisa menjadi pertanda kanker otak. Mengenali gejala tersebut penting agar kanker otak bisa terdeteksi lebih awal dan segera diobati. Berikut ulasannya.

Mengenal Kanker Otak

Kanker otak adalah penyakit ketika sel-sel otak berkembang secara tidak normal dan tidak terkendali, sehingga memunculkan massa atau tumor di otak. Beberapa tumor otak bersifat non-kanker atau jinak, tapi ada juga beberapa tumor otak yang bersifat kanker atau ganas.

Jenis kanker otak ada banyak. Berdasarkan lokasi awal kanker bertumbuh, kanker otak bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu kanker otak primer dan sekunder. Kanker otak primer berasal dari otak itu sendiri atau di jaringan yang dekat dengannya, seperti di selaput penutup otak (meninges), saraf kranial, kelenjar pituitari atau kelenjar pineal.

Sedangkan kanker otak sekunder berasal dari bagian lain dari tubuh yang menyebar ke otak (metastasis). Pada orang dewasa, kanker otak primer jauh lebih jarang dari kanker otak sekunder.

Ketahui Gejala Awalnya

Kanker otak bisa memengaruhi kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Gejalanya bisa berbeda-beda tergantung pada jenis, lokasi, dan tingkat keparahan tumor.

Kanker otak bisa menimbulkan gejala yang umum atau spesifik. Gejala umum disebabkan oleh tekanan tumor pada otak atau sumsum tulang belakang. Sedangkan gejala yang spesifik bisa muncul ketika bagian tertentu dari otak tidak bekerja dengan baik karena tumor.

Berikut gejala umum kanker otak:

  • Sakit kepala. Ini adalah gejala umum yang dialami oleh sekitar 50 persen pengidap kanker otak. Sakit kepala yang parah dan memburuk ketika beraktivitas atau di pagi hari, bisa jadi pertanda kanker otak.
  • Kejang. Tumor otak bisa mendorong sel-sel saraf di otak yang bisa mengganggu sinyal listrik dan mengakibatkan kejang. Kejang terkadang merupakan gejala awal kanker otak, tapi juga bisa terjadi pada tahap apa pun. Berikut ini jenis kejang yang bisa dialami pengidap kanker otak:
    • Mioklonik: kedutan otot tunggal atau ganda, tersentak, kejang.
    • Tonik-klonik: hilangnya kesadaran dan tonik tubuh, yang diikuti dengan kedutan dan relaksasi otot yang disebut kontraksi. Pengidap juga bisa kehilangan kontrol fungsi tubuh, seperti hilangnya kontrol kandung kemih.

Selama beberapa saat, pengidap tidak bisa berhenti bernapas dan kulitnya bisa berubah warna menjadi biru, ungu, atau abu-abu. Setelah kejang jenis ini, pengidap mungkin mengantuk, mengalami sakit kepala, kebingungan, dan nyeri otot.

  • Sensori: perubahan sensasi, penglihatan, penciuman, dan atau pendengaran, tanpa kehilangan kesadaran.
  • Parsial kompleks. Bisa menyebabkan hilangnya kesadaran sebagian atau seluruhnya.
  • Perubahan kepribadian atau ingatan.
  • Mual atau muntah.
  • Kelelahan.
  • Rasa kantuk.
  • Masalah tidur.
  • Masalah ingatan.
  • Perubahan kemampuan berjalan atau melakukan aktivitas sehari-hari.

Sedangkan gejala spesifik yang mungkin muncul tergantung lokasi tumor otak, antara lain:

  • Tekanan atau sakit kepala di dekat tumor.
  • Kehilangan keseimbangan dan kesulitan dengan keterampilan motorik halus yang dikaitkan dengan tumor di otak kecil.
  • Perubahan penilaian, termasuk kehilangan inisiatif, lesu, dan kelemahan otot atau kelumpuhan bila tumor muncul di lobus frontal otak besar.
  • Kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya yang disebabkan oleh tumor di lobus oksipital atau lobus temporal otak besar.
  • Perubahan dalam bicara, pendengaran, memori, atau keadaan emosional, seperti menjadi agresif dan memiliki kesulitan memahami atau mengambil kata-kata. Gejala spesifik kanker otak ini bisa berkembang akibat tumor di lobis frontal dan temporal otak besar.
  • Perubahan persepsi sentuhan atau tekanan, lengan atau kaki pada salah satu sisi tubuh terasa lemah, atau kebingungan membedakan sisi kiri dan kanan tubuh. Gejala tersebut terkait dengan tumor di lobus frontal atau parietal otak besar.
  • Ketidakmampuan untuk melihat ke atas. Gejala ini bisa disebabkan oleh tumor kelenjar pineal.
  • Laktasi, yang merupakan sekresi ASI, dan perubahan periode menstruasi pada wanita, dan pertumbuhan tangan dan kaki pada orang dewasa akibat tumor hipofisis.
  • Kesulitan menelan, wajah terasa lemah atau mati rasa, atau memiliki penglihatan ganda adalah gejala tumor di batang otak.
  • Perubahan penglihatan, termasuk hilangnya sebagian penglihatan atau penglihatan ganda bisa berasal dari tumor di lobus temporal, lobus oksipital, atau batang otak.

 

Sumber: halodoc.com

 

Konsultasikan masalah kesehatan anda di KLINIK PELITA SEHAT; klinik BPJS Bogor, klinik terfavorit kleuarga, klinik terbaik di Bogor, klinik terakreditasi paripurna, faskes, faskes primer. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung sudah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna.

TEMUKAN