Informasi Kesehatan

Berbagai Manfaat Makan Udang dan Risikonya untuk Kesehatan

resep-udang-goreng-saus-bawang_43.jpeg

Catat, Ini 4 Cara Meninggikan Badan dengan Cepat dan Efektif

Ada beberapa cara meninggikan badan dengan cepat dan…

Darah Manis di Kaki, Ketahui Gejala dan Penanganannya

Darah manis di kaki biasanya diawali dengan rasa…

Manfaat Bernyanyi bagi Kesehatan Mental

Tak sedikit orang yang gemar bernyanyi. Selain menyenangkan,…

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Makan Udang

Udang merupakan salah satu makanan laut yang kaya nutrisi. Dalam 85 gram udang matang, terkandung 84 kalori dan 20 gram protein. Udang juga mengandung berbagai mineral penting yang dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan zinc.

Selain itu, udang juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, antioksidan, dan yodium yang baik untuk tubuh. Menariknya, kandungan lemak dalam udang tergolong rendah. Cangkang udang juga bisa diolah menjadi chitosan.

Kandungan nutrisi yang berlimpah tersebut membuat udang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

1. Membantu pembentukan sel dan jaringan tubuh

Udang mengandung banyak protein yang diperlukan untuk pembentukan sel dan jaringan baru di dalam tubuh. Tidak hanya itu, protein di dalam udang juga dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi berbagai enzim dan hormon.

2. Membantu produksi hormon tiroid

Selain protein, udang juga mengandung kadar yodium yang cukup tinggi. Yodium merupakan bahan baku yang penting dalam produksi hormon tiroid. Hormon ini sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh. Tanpa asupan yodium yang cukup, Anda berisiko mengalami penyakit gondok dan kemandulan.

3. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan kalsium di dalam udang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Tidak hanya itu, kalsium juga dapat membantu kerja otot, meningkatkan produksi hormon, dan mempercepat proses pembekuan darah.

4. Menyehatkan jantung

Sama seperti ikan, udang juga merupakan makanan laut yang kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6. Kedua nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung Anda.

Risiko Makan Udang yang Perlu Diwaspadai

Namun di balik semua manfaatnya itu, mengonsumsi udang juga mengandung risiko yang perlu Anda waspadai, seperti:

1. Alergi

Jika Anda memiliki alergi terhadap seafood, sebaiknya hindari makan udang, karena kemungkinan udang dapat memicu munculnya reaksi alergi tersebut. Gejala yang muncul bisa berupa kulit gatal, mual, muntah, sakit perut, pusing, atau pembengkakan di sekitar wajah dan mulut.

Pengobatan alergi udang perlu dilakukan segera agar tidak berkembang menjadi reaksi alergi berat (syok anafilaktik) yang bisa mengancam nyawa.

2. Tersedak

Jika tidak hati-hati, makan udang bisa menyebabkan Anda tersedak. Apabila ini terjadi,  kulit dan ekor udang dapat melukai dan menyumbat saluran pernapasan. Untuk mencegahnya, pastikan udang yang Anda makan sudah bersih dari bagian-bagian tersebut.

3. Keracunan makanan

Keracunan setelah makan udang dapat terjadi bila udang tidak disiapkan dan dimasak dengan benar. Udang yang masih kotor atau mentah dapat mengandung bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

Gejalanya bisa berupa sakit kepala, mual, muntah, dan diare. Namun karena umumnya gejala tidak langsung muncul setelah makanan dikonsumsi, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami keracunan makanan.

4. Kolesterol tinggi

Masalah lain yang bisa muncul ketika makan udang adalah peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Dalam satu porsi kecil udang, terdapat sekitar 200 mg kolesterol. Jumlah ini sudah melebihi batas asupan kolesterol untuk satu hari.

Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, batasi jumlah udang yang Anda konsumsi.

 

Sumber: alodokter. com 

 Konsultasikan masalah kesehatan anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung sudah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna.