Masalah Kesehatan yang Rentan Terjadi Saat Berpergian

Di bawah ini adalah beberapa masalah kesehatan saat bepergian yang perlu diwaspadai:

1. Mabuk perjalanan

Mabuk perjalanan merupakan masalah kesehatan yang paling umum terjadi saat bepergian, baik menggunakan mobil, kereta api, bus, kapal laut, maupun pesawat terbang. Orang yang mengalami mabuk perjalanan biasanya akan merasakan sejumlah gejala, seperti pusing, nyeri perut, mual, bahkan muntah.

Meski tidak berbahaya, tapi mabuk perjalanan tentu dapat mengganggu kenyamanan saat bepergian, terutama jika menggunakan kendaraan umum. Untuk menghindarinya, beberapa cara berikut bisa kamu lakukan:

  • Fokuskan pandangan pada objek yang tidak bergerak di luar kendaraan.
  • Hindari membaca buku atau menggunakan telepon genggam.
  • Minum cukup air putih.

2. Infeksi saluran pernapasan akut

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti flu, batuk pilek, atau bahkan COVID-19, juga rentan terjadi saat bepergian, terutama jika kamu menggunakan transportasi umum.

Virus atau bakteri penyebab ISPA dapat menular melalui percikan air liur orang yang terinfeksi atau dengan menyentuh benda yang terkontaminasi air liur penderita ISPA. Semua jenis ISPA dapat menimbulkan gejala berupa batuk, bersin, hidung tersumbat, sakit kepala, demam, dan sesak napas.

Nah, agar kamu bisa terhindar dari ISPA selama melakukan perjalanan, rajin-rajinlah cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, kenakan masker, jaga jarak fisik dengan orang yang sakit, dan hindari menyentuh wajah sebelum mencuci tangan.

3. Konstipasi

Konstipasi atau sembelit adalah kondisi saat seseorang mengalami sulit atau jarang BAB. Konstipasi rentan terjadi saat bepergian karena beberapa faktor, seperti berubahnya waktu dan pola makan, kurang minum, terlalu lama duduk, dan sering menahan BAB.

Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya konstipasi saat bepergian, usahakan untuk tetap mengikuti waktu dan pola makanmu setiap harinya. Jangan lupa juga untuk minum banyak air, konsumsi makanan tinggi serat, dan hindari kebiasaan menahan BAB.

4. Diare

Berkebalikan dengan konstipasi, diare terjadi ketika kamu mengalami BAB lebih sering dari biasanya dengan kondisi tinja yang encer atau berair. Penyebab utama terjadinya diare saat bepergian adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit tertentu.

Diare yang parah bisa menyebabkanmu merasa lemas dan bahkan dehidrasi. Maka dari itu, sebisa mungkin cegah penyakit tersebut dengan cuci tangan secara rutin, konsumsi makanan yang dimasak hingga matang, minum air kemasan yang bersegel, dan hindari konsumsi es batu yang tidak terjamin kebersihannya.

Itulah sejumlah masalah kesehatan yang sering terjadi saat bepergian. Ingatlah untuk melakukan tindakan pencegahan seperti yang sudah dijelaskan di atas, sebelum kamu memulai perjalanan.

Namun, jika kamu sudah terlanjur mengalami berbagai masalah kesehatan tersebut, apalagi bila sampai mengganggu aktivitas dan kelancaran perjalanan, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Sumber: alodokter. com

Konsultasikan masalah kesehatan anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung sudah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna.