Informasi Kesehatan

Ini Dosis dan Cara Penggunaan Amlodipine Besylate yang Benar

obat.jpg

Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Irigasi Telinga

“Irigasi telinga merupakan salah satu tindakan medis untuk…

Catat, Ini 7 Cara Meredakan Radang Tenggorokan Secara Alami

“Radang tenggorokan dapat membuat pengidapnya sulit menelan makanan…

Ini 13 Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

“Cara menurunkan berat badan dapat dilakukan dengan beberapa…

“Dosis penggunaan amlodipine besylate berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada kondisi dan usia. Umumnya, dosis untuk orang dewasa yaitu sebanyak 5 mg sekali sehari.”

Amlodipine besylate merupakan salah satu obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat tersebut bekerja dengan menghambat saluran kalsium dan membantu melebarkan pembuluh darah. Hal tersebut dapat menurunkan tekanan darah dan membuat jantung dapat memompa darah ke seluruh tubuh secara optimal.

Bukan cuma mengatasi hipertensi, mengonsumsi almodipine besylate juga bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke di kemudian hari. Selain itu, obat ini juga dapat kamu manfaatkan untuk meredakan angina stabil kronis (nyeri dada) atau angina vasospastik). Lantas, berapa dosis dan cara penggunaan amlodipine besylate?

Dosis Penggunaan Amlodipine Besylate

Hal yang perlu kamu ketahui sebelumnya, amlodipine besylate merupakan obat yang hanya bisa kamu dapat berdasarkan resep dokter. Sebab, dosis penggunaan obat ini bervariasi, tergantung pada kondisi dan usia pengidap. 

Berikut ini dosis umum yang diresepkan dokter berdasarkan usia:

  • Dewasa: Dosis awal sebanyak 5 miligram (mg) sekali sehari. Dosis dapat dokter tingkatkan berdasarkan respon dan kondisi pengidap terhadap pengobatan setelah 1 hingga 2 minggu. Hanya saja dosis maksimal yaitu 10 mg sekali sehari.
  • Anak-anak usia 6 hingga 17 tahun: Dosis awal 2,5 mg sekali sehari. Apabila dokter merasa perlu ada penambahan dosis, maka bisa kamu tingkatkan menjadi 5 mg sekali sehari setelah 5 minggu. Dosis tersebut hanya dapat kamu tingkatkan tergantung pada kondisi dan respon Si Kecil terhadap pengobatan.
  • Lanjut usia (lansia): Dosis awal 2,5 mg sekali sehari.

Cara Menggunakan Amlodipine Besylate

Amlodipine besylate tersedia dalam bentuk tablet dan suspensi (cair) untuk kamu minum. Biasanya, konsumsi obat ini hanya sekali sehari. Supaya kamu selalu mengingat jadwal minum obat, minumlah pada waktu yang sama setiap hari.

Jangan pernah lupa untuk menggunakan obat sesuai petunjuk dokter atau petunjuk pada label resep dengan cermat. Apabila kamu memerlukannya, mintalah dokter atau apoteker menjelaskan bagian yang tidak kamu mengerti.

Gunakan obat persis seperti yang dokter atau apoteker arahkan. Jangan pernah mengambil terlalu banyak atau kurang dari yang dokter tentukan. 

Apabila dokter meresepkan obat suspensi, kocok terlebih dulu botol obat dengan baik sebelum menggunakannya supaya obat tercampur secara merata. Dokter mungkin akan memberikan obat ini dalam dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosisnya. 

Perlu kamu ketahui juga, amlodipine besylate dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi, angina, dan penyakit arteri koroner, tapi obat tersebut tidak dapat menyembuhkan kondisi. Meski begitu, teruslah minum obat bahkan jika kamu merasa sehat. Jangan pernah berhenti meminumnya tanpa berbicara dengan dokter terlebih dulu.

Kemungkinan Efek Samping yang Dapat Terjadi

Umumnya, efek samping yang sering dikeluhkan yaitu:

  • Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki.
  • Kelelahan berlebih.
  • Mengantuk.
  • Mual.
  • Pusing.
  • Sensasi panas atau hangat di wajah yang tampak memerah.
  • Detak jantung berjalan cepat (palpitasi)

Efek samping di atas biasanya bersifat ringan dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Namun jika efek samping berubah jadi lebih parah atau tidak kunjung mereda, sebaiknya bicarakan dengan dokter atau apoteker.

Sementara itu, jika muncul efek samping serius berikut ini, segera hubungi dokter atau kunjungi unit gawat darurat (UGD):

  • Tekanan darah rendah. Gejalanya meliputi pusing berlebih dan pingsan.
  • Sering mengalami nyeri dada atau serangan jantung. Gejalanya berupa nyeri dada, tidak nyaman di tubuh bagian atas, sesak napas, berkeringat dingin, kelelahan tidak biasa, mual, dan pusing.

Itulah yang perlu kamu ketahui tentang dosis dan cara penggunaan amlodipine. Jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan, segeralah tanyakan pada dokter agar ia bisa meresepkan obat yang tepat. 

 

 

 

 

 

Sumber : halodoc. com

Konsultasikan masalah kesehatan anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna.