Informasi Kesehatan

Ini Langkah Mencegah Kehamilan setelah Berhubungan Seks

image14.jpg

Keampuhan Kondom untuk Cegah Penyakit Menular Seksual

Kondom adalah salah satu alat perlindungan yang masih…

Apakah Pakai Kondom Bisa Hamil? Ini Jawabannya

Apakah pakai kondom bisa hamil? Mungkin ini menjadi…

5 Bahaya Onani yang Dilakukan Secara Berlebih pada Pria

“Terdapat beberapa bahaya onani yang mengintai jika dilakukan…

Melakukan hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi bukan pilihan yang tepat, kecuali kamu dan pasangan memang sedang mengharapkan kehamilan.  Namun terkadang, karena terbawa suasana, hubungan seks tanpa alat kontrasepsi bisa saja terjadi. Kabar baiknya, ada beberapa cara mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu. 

Lantas, bagaimana cara tersebut bisa dilakukan? Simak ulasannya berikut ini!

Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Seks

Mungkin kamu sudah memahami, bahwa peluang kehamilan akan meningkat jika kamu dan pasangan berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi.

Contohnya, tidak minum pil KB rutin, lupa memakai kondom, atau tidak memasang intrauterine device (IUD).

Namun, kamu tidak perlu khawatir. Kini ada cara mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu yang cukup efektif. 

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

1. Gunakan pil kontrasepsi darurat

Langkah pertama cara mencegah kehamilan setelah berhubungan seks adalah menggunakan pil kontrasepsi darurat.

Kamu harus meminum pil kontrasepsi setelah berhubungan seks tanpa pengaman. 

Kabarnya, pil KB darurat ini dapat membantu mencegah kehamilan hingga 3 hari setelah melakukan aktivitas seksual.

Akan tetapi, semakin cepat meminum pil KB, makin efektif juga obat tersebut bekerja.

Selain itu, perlu kamu ingat, pil kontrasepsi tidak efektif lagi setelah 72 jam atau jika kamu terlanjur hamil.

2. Konsumsi pil KB kombinasi

Selain itu, cara mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu bisa juga dengan mengonsumsi pil KB kombinasi. 

Sebenarnya, kamu juga bisa menggunakan pil KB rutin untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seks. Cara ini dikenal sebagai metode Yuzpe.

Menurut International Consortium for Emergency Contraception, metode Yuzpe dapat dilakukan dengan pil KB kombinasi dalam jumlah tertentu sebanyak dua dosis. 

Minumlah dosis pertama paling lambat dalam 72 jam (tiga hari) hingga maksimal 120 jam (lima hari) setelah berhubungan seks. Selanjutnya, dosis kedua harus kamu minum 12 jam setelahnya. 

Meski begitu, kamu tetap perlu menggunakan alat kontrasepsi, seperti kondom, saat melakukan hubungan seks lagi dengan pasangan. Setidaknya hingga kamu mengalami menstruasi.

Jika kamu ragu dengan cara ini, tidak ada salahnya bertanya pada dokter terlebih dulu.

3. Gunakan IUD tembaga

Cara selanjutnya mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu yaitu dengan memasang alat kontrasepsi IUD. Jenis yang paling umum orang gunakan adalah IUD tembaga.

IUD jenis ini bekerja dengan mengentalkan lendir serviks. Hal tersebut membuat sel sperma sulit berenang di dalam rahim. Selain itu, ketahui juga 13 Fakta tentang Kontrasepsi IUD.

Hasilnya, sel sperma sulit untuk bertemu dengan sel telur. Dengan demikian, peluang untuk hamil pun berkurang.

Alat kontrasepsi IUD hanya dokter yang dapat memasangnya. IUD efektif mencegah kehamilan jika sudah terpasang dalam 120 jam (5 hari) setelah hubungan seks tanpa pengaman.

Maka itu, segeralah kunjungi rumah sakit atau klinik dokter spesialis kandungan untuk pemasangan IUD setelah berhubungan intim tanpa alat kontrasepsi. 

Kamu juga bisa kunjungi halaman ini untuk mendapatkan informasi lanjutan mengenai kesehatan seksual.

sumber: Halodoc     . . com

Konsultasikan masalah kesehatan Anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna

berapa cara mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu. Di antaranya dengan pil kontrasepsi darurat, mengonsumsi pil KB kombinasi, dan menggunakan IUD tembaga.”