Informasi Kesehatan

Catat, Ini 5 Kebiasaan Sehat untuk Mencegah Keputihan Berbau

Mengalami-Keputihan-Abnormal-Kapan-Harus-ke-Dokter.jpg

Ini Dosis dan Cara Penggunaan Amlodipine Besylate yang Benar

“Dosis penggunaan amlodipine besylate berbeda-beda pada setiap orang,…

4 Manfaat Kacang Macadamia bagi Kesehatan

Kandungan Nutrisi Kacang Macadamia Dalam 100 gram kacang…

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak dan Mencegahnya Datang Lagi

Cara menghilangkan bau ketiak adalah salah satu topik…

“Keputihan merupakan kondisi ketika cairan atau lendir keluar dari vagina, dan tak jarang keputihan ini memiliki bau yang tidak sedap. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memakai pakaian dalam yang longgar”

Ketika sedang dalam siklus pra-menstruasi, biasanya keluar cairan atau lendir dari vagina wanita yang biasa disebut keputihan. Hal ini merupakan fenomena alami mengingat bahwa lendir yang keluar tersebut merupakan salah satu cara bagi vagina untuk membersihkan areanya.

Keputihan atau biasa juga dikenal sebagai fluor albus biasanya dikeluarkan vagina dan tidak jarang apabila menempel pada celana dalam. Lendir keputihan memiliki konsistensi, bau, dan warna yang berbeda-beda tergantung siklus menstruasi pada wanita tersebut.

Walaupun keputihan merupakan kondisi alami yang normal, tidak memungkiri apabila keputihan dapat menimbulkan bau tidak sedap yang dapat memengaruhi rasa tidak percaya diri wanita. Lantas, kebiasaan sehat apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi keputihan yang bau?

Cara Mengatasi Keputihan yang Berbau

Secara umum, keputihan yang normal tidak memiliki bau menyengat dan memiliki warna bening. Nah, apabila warna dari lendir yang dikeluarkan oleh vagina menjadi kekuningan disertai dengan bau tak sedap biasanya disebabkan karena adanya infeksi jamur dan bakteri yang ada pada area vagina.

Bau menyengat pada keputihan juga dapat diatasi dengan mengonsumsi obat. Keputihan yang berbau juga bisa menjadi tanda adanya infeksi pada vagina. Oleh karena itu, untuk mencegah keputihan berbau tidak sedap, tentunya kamu dapat melakukan beberapa hal berikut:

1. Menjaga kebersihan vagina

Meskipun vagina memiliki caranya sendiri membersihkan diri, penting untuk menjaga area sekitar vagina agar tetap bersih. Hindari menggunakan sabun terlebih sabun yang memiliki pewangi agar tidak mengganggu keseimbangan pH di dalam vagina.

Kamu juga perlu membersihkan vagina dengan air mengalir dari arah depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak berpindah ke vagina. Jangan lupa untuk memastikan area vagina tetap kering ya!

Menggunakan pewangi pada pakaian dalam juga dapat berdampak buruk pada kesehatan vagina.

2. Gunakan pakaian dalam yang longgar

Kebiasaan sehat selanjutnya adalah memastikan bahwa pakaian dalam yang dipakai terbuat dari kain yang memiliki pori-pori seperti kain katun. Pasalnya, tipe kain ini dapat meningkatkan sirkulasi udara sehingga kelembapan pada area vagina dapat diminimalisir.

Selain itu, memilih pakaian dalam yang longgar juga dapat membuat tubuh bergerak lebih nyaman dan mencegah iritasi.

3. Jangan duduk terlalu lama

Ketika sedang dalam siklus menstruasi, area vagina akan jauh lebih lembap. Oleh karena itu, hindari duduk terlalu lama agar kelembapan di area vagina tidak meningkat. Pasalnya, vagina yang terlalu lembap dapat menyebabkan pH tidak seimbang dan menjadi sarang pertumbuhan bakteri.

4. Menjaga kebersihan vagina ketika sedang menstruasi

Ketika siklus menstruasi berlangsung, area vagina cenderung lebih lembab. Nah untuk mengatasi hal ini, penting untuk mengganti pembalut secara teratur untuk mencegah bakteri berkembang biak.

Kamu juga perlu memperhatikan pembalut yang kamu pakai. Pastikan pembalut tersebut tidak mengandung bahan kimia yang dapat memicu iritasi pada area kemaluan.

5. Mengatur pola makan

Terakhir yang tentunya tidak kalah penting adalah menjaga pola makan. Pasalnya, makanan yang kamu konsumsi dapat memengaruhi kesehatan vagina secara keseluruhan. 

Oleh karena itu, pilihlah makanan seperti sayuran hijau, buah beri, yoghurt, dan dilengkapi dengan air putih yang cukup agar vagina tidak menghasilkan bau yang menyengat.

Itulah kebiasaan sehat untuk menghindari keputihan dengan bau menyengat. Perlu diingat bahwa keputihan yang tidak normal biasanya dipicu oleh bakteri yang tumbuh di area vagina yang lembap. Maka dari itu, penting untuk selalu memastikan area tersebut tetap dalam kondisi kering.

Sumber: halodoc. com

Konsultasikan masalah kesehatan Anda di Klinik Pelita Sehat; klinik BPJS Bogor dan klinik terfavorit keluarga. Klinik Pelita Sehat memiliki 5 cabang yang tersebar di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Klinik Pelita Sehat cabang Pomad dan Klinik Pelita Sehat cabang Bangbarung telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nilai akreditasi Paripurna.