Informasi Kesehatan

5 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi

5-cara-menghilangkan-bekas-gigitan-nyamuk-pada-bayi.jpg

5 Cara Mengatasi Berat Badan Kurang pada Anak

Berat badan kurang pada anak tidak boleh disepelekan.…

Mengupas Kandungan Nutrisi dan Manfaat Susu Bubuk untuk Anak

Kandungan Nutrisi dalam Susu Bubuk Sama seperti produk…

Selain Wortel, Makanan Ini Juga Baik untuk Kesehatan Mata Anak

Sudah pasti, terlihat cukup mengkhawatirkan melihat meningkatnya jumlah…

Bunda sudah tahu belum, menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi tidak cuma bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak telon lho, tetapi juga dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah, seperti dengan air dingin, lidah buaya, hingga baking soda.

Gigitan nyamuk akan membuat bayi menangis dan meninggalkan bekas berupa bentol kemerahan yang terasa gatal. Setelah itu, kulit di area bekas gigitan nyamuk bisa berubah warna menjadi sedikit lebih gelap.

 

Rasa gatal yang disebabkan oleh gigitan nyamuk akan membuat Si Kecil berupaya untuk menggaruknya. Hal ini berisiko menyebabkan luka dan infeksi pada kulit. Untuk mencegah hal ini, Bunda perlu tahu cara yang efektif untuk mengatasi bekas gigitan nyamuk pada kulit Si Kecil.

Bermacam Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Pada Bayi yang Alami

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi sedikit berbeda dengan anak yang usianya lebih tua. Kulit bayi masih tipis dan sensitif, sehingga perlu perawatan dan perhatian khusus dalam merawatnya.

Saat Si Kecil digigit nyamuk, Bunda bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk:

1. Memberi kompres dingin

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi yang paling mudah dan aman dilakukan adalah dengan mengompreskan kain yang sudah dibasahi air dingin atau air dengan suhu ruangan. Kompres ini bisa diberikan sebanyak 2–3 kali sehari dengan durasi sekitar 15 menit sekali kompres.

Suhu dingin atau sejuk bisa mengurangi bentol dan bengkak akibat gigitan nyamuk, sehingga membuat Si Kecil merasa lebih nyaman. Namun, saat memberikan kompres dingin, jangan menempelkan es batu langsung ke kulit bayi ya, Bun. Hal ini bisa berbahaya karena berisiko merusak kulit Si Kecil.

2. Mengoleskan lidah buaya

Gel dari lidah buaya mengandung zat antiradang dan antibakteri yang dapat membantu menyembuhkan bekas gigitan serangga, termasuk nyamuk. Lidah buaya juga baik untuk melembapkan kulit bayi serta mengurangi rasa gatal setelah bayi digigit nyamuk.

Bunda bisa menggunakan lidah buaya dengan cara membelahnya, lalu oleskan sedikit ke kulit Si Kecil yang muncul bekas gigitan nyamuk. Oleskanlah lidah buaya sebanyak 2–3 kali sehari selama beberapa minggu hingga bekas gigitan nyamuk di kulit Si Kecil memudar.

3. Mengusapkan madu

Madu kaya akan manfaat, salah satunya adalah untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Madu yang diolah untuk kebutuhan medis mengandung antibiotik dan anti radang. Usapkan 1 tetes madu pada kulit Si Kecil yang terkena gigitan untuk membantu mengatasi bengkak akibat gigitan nyamuk.

Namun, usahakan agar madu jangan sampai tertelan oleh Si Kecil, ya. Soalnya, madu bisa berisiko menyebabkan keracunan atau botulisme jika diminum oleh bayi di bawah usia 1 tahun.

4. Membalurkan minyak esensial

Untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk di kulit bayi, Bunda bisa menggunakan 2 sendok teh minyak kelapa, minyak jarak, atau baby oil yang dicampur dengan beberapa tetes minyak esensial, seperti minyak serai, minyak telon, atau minyak lavender.

Minyak alami tersebut mengandung zat antiradang yang bisa membantu mengurangi bengkak dan gatal akibat peradangan di kulit bayi setelah tergigit nyamuk. Tak hanya itu, minyak esensial tersebut juga bisa digunakan sebagai obat antinyamuk alami yang aman untuk bayi, lho.

5. Menggunakan baking soda

Mungkin cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi dengan menggunakan baking soda terdengar asing, tetapi cara ini memang ada lho, Bun. Caranya adalah dengan mencampurkan sedikit air dan beberapa sendok teh baking soda, kemudian diaduk hingga mengental.

Tempelkan adukan baking soda tersebut pada bagian bekas gigitan nyamuk di tubuh Si Kecil selama beberapa menit, lalu bilas dengan air.

Beberapa cara di atas umumnya aman dilakukan untuk Si Kecil. Namun, jika terjadi reaksi alergi atau iritasi, misalnya muncul ruam atau bentol-bentol, atau Si Kecil tampak rewel atau kesakitan setelahnya, Bunda sebaiknya berkonsultasi ke dokter agar Si Kecil bisa mendapatkan penanganan, ya.

Berbagai Upaya Mencegah Gigitan Nyamuk pada Bayi

Sebelum Si Kecil digigit nyamuk, Bunda bisa menerapkan beberapa cara berikut sebagai langkah pencegahan:

  • Berikan Si Kecil pakaian yang tertutup, tapi tetap nyaman.
  • Gunakan kelambu yang menutupi tempat tidur bayi.
  • Pasang kawat nyamuk pada ventilasi udara di rumah.
  • Nyalakan kipas angin untuk mencegah nyamuk mendekati Si Kecil.

Selain itu, lakukan 3M, yaitu menguras, menutup rapat, serta mengubur tempat atau wadah penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk.

Hal lain yang bisa Bunda lakukan adalah dengan membasmi nyamuk yang berkeliaran di dalam rumah. Gunakan raket nyamuk elektrik untuk membasmi nyamuk karena tidak berisiko mengganggu pernapasan, seperti obat bakar dan semprotan pembasmi nyamuk.

Selain beragam cara di atas, Bunda juga bisa menggunakan losion anti nyamuk untuk membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Namun, perlu diingat juga bahwa Bunda sebaiknya menghindari penggunaan losion anti nyamuk untuk bayi berusia di bawah 2 bulan.

Nah, itulah berbagai cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di rumah. Kalau Si Kecil mengalami gejala lain di samping gatal dan bentol, misalnya demam hingga sering menangis, sebaiknya Bunda segera periksakan Si Kecil ke dokter, ya.

 

Sumber: alodokter.com